Tips Aman Investasi Properti di Luar Negri

Properti di luar negeri saat ini sudah mulai banyak dilirik oleh masyarakat Indonesia. Infrastruktur yang sudah memadai, keamanan negara yang stabil, hingga return yang menggiurkan adalah beberapa alasan kenapa rumah dan juga apartemen di negara tetangga menjadi salah satu dari instrumen investasi yang cukup legit bagi orang Indonesia.

Tips Aman Investasi Properti di Luar Negri

Meskipun menawarkan banyak sekali kelebihan, anda yang berniat untuk membeli sebuah properti di luar negeri tentunya harus tetap harus teliti dalam mempertimbangkan banyak hal. Sebab bagaimanapun itu, investasi di dalam bidang properti adalah sebuah keputusan besar yang nantinya akan mempengaruhi kondisi finansial anda. Apalagi properti yang ada di luar negeri, risiko yang muncul tentunya akan lebih banyak.

Investasi di properti sekarang ini masih menjadi salah satu dari investasi yang cukup digemari oleh para investor Indonesia. Bagaimana tidak menggiurkan, kenaikan dari harga properti sendiri dapat mencapai 10 % per tahun. Belum lagi biaya sewa yang nantinya akan bisa menjadi pasif income bagi para investor. Nah untuk anda yang memiliki rencana membeli hunian di luar negeri, maka anda harus menyimak beberapa tips aman berikut ini!

Pahami Regulasi Pembelian

Bukan hanya Indonesia, negara lain juga tentunya punya aturan dan regulasinya sendiri tentang sebuah pembelian properti oleh warga asing. Masing-masing negara pastinya memiliki persyaratan yang berbeda-beda. Misalnya saja seperti di Australia dan Singapura, yang hanya mensyaratkan kepemilikan paspor sebagai identitas wajib untuk bisa membeli properti di negara tersebut.

Atau Malaysia, di mana untuk bisa membeli hunian di Kuala Lumpur, anda hanya boleh memilih hunian dengan harga diatas 2 juta ringgit alias Rp 7 miliar. Sebelum anda membeli, pastikan anda juga sudah memahami dan memenuhi regulasi serta kebijakan tersebut.

Minta Bantuan Agen Properti

Membeli properti secara langsung dari sang pemilik, tanpa ada perantara ketiga biasanya memang akan jauh lebih murah. Namun jika anda belum cukup familiar dengan pasar properti yang ada di negara tujuan, sebaiknya anda dapat meminta bantuan kepada pengembang atau pun juga kepada agen properti. Mereka tentunya akan membantu anda untuk dapat mulai proses pencarian hingga tahap pembiayaan.

Terjemahkan Dokumen Legalitas Dalam Bahasa yang Dimengerti

Sebelum anda nantinya harus menandatangani dokumen apapun yang berkaitan dengan proses transaksi, pastikan isi dari dokumen tersebut sudah diterjemahkan dalam bahasa yang paling anda mengerti. Anda juga harus tahu persis setiap butir perjanjian yang nantinya disetujui oleh anda dan sang penjual. Jangan sampai ada kesalahpahaman sedikitpun, karena hal tersebut nantinya bisa berdampak fatal.

Perhatikan Fluktuasi Mata Uang

Ketika anda nantinya membeli rumah di luar negeri, tentunya mata uang yang akan digunakan adalah mata uang negara tujuan. Untuk itu, anda nantinya harus sering-sering memantau fluktuasi mata uang negara setempat. Atau jika ingin lebih aman, segera tukarkan uang anda menjadi mata uang yang nilainya lebih tinggi dibandingkan dengan mata uang Indonesia atau mata uang dari negara tujuan, misalnya saja seperti dolar Amerika.

Tentukan Lokasi

Menentukan lokasi negara menjadi sebuah hal yang sangatlah penting. Pilihlah kota yang memiliki tingkat pertumbuhan dan harga properti yang baik. Misalnya saja seperti properti di Singapura, Australia, Amerika Serikat. Properti di negara tersebut merupakan wilayah-wilayah yang sangat potensial untuk disewakan kepada pelajar yang mencari tempat tinggal di sana. Selain pelajar, negara tersebut juga merupakan negara pusat bisnis, sehingga banyak kaum ekspatriat berpotensi untuk menyewa.

Riset

Lakukan sebuah riset mendalam apabila anda nantinya melakukan sebuah investasi properti di luar negeri. Berapakah pajak yang nantinya harus dibayarkan, nilai sewa yang nantinya didapatkan, biaya perawatan properti. Apabila nantinya ingin disewakan siapakah yang nantinya akan mengelola di sana?

Riset rental agen yang terpercaya untuk dapat mengelola properti. Apakah jaringan transportasi, layanan kesehatan, pendidikan, swalayan dekat dengan lokasi dari properti yang anda dibeli. Pastikan untuk survey langsung ke lokasi sebelum anda membeli properti. Selalu lakukan riset harga dengan harga properti di sekitar lokasi, agar nantinya anda bisa mengetahui harga wajar dari properti.

Buat Prioritas

Memilih properti di luar negeri sama halnya dengan memilih properti yang ada di Indonesia. Semakin banyak fasilitas yang akan didapatkan maka akan semakin mahal pula harga propertinya. Bila anda ingin menyasar penyewa dari para pelajar maka sebaiknya membeli sebuah properti di daerah yang dekat dengan universitas atau sekolah.

Bila ingin menyasar dari penyewa kaum menengah atas anda bisa membeli properti yang ada di tengah kota dan memiliki fasilitas kolam renang di dalamnya. Bila anda ingin menyasar properti dekat dengan pantai tentu harganya akan berbeda lagi. Dengan dana yang terbatas sebaiknya prioritaskan mana yang lebih penting dan mana yang lebih sesuai dengan budget yang miliki.

Perhatikan Cara Pembayaran

Setelah anda nantinya sudah yakin untuk membeli properti incaran anda, maka tahap selanjutnya adalah tahap pembayaran. Sebaiknya, anda menghindari pembayaran secara tunai saja karena bisa terkena aturan batas maksimal membawa uang tunai. Apabila anda memilih untuk membayarnya secara kredit, teliti lagi bank yang nantinya hendak dipilih. Pastikan bank tersebut merupakan sebuah lembaga resmi yang memang sudah jelas rekam jejaknya.

Daftar Pembeli

Biasanya, para developer memiliki daftar pembeli unit properti dari proyek yang mereka pasarkan. Maka and jangan percaya begitu saja pada daftar nama pembeli tersebut. Karena terkadang ada developer yang melakukan sebuah rekayasa. Jika diperlukan, Anda nantinya akan bisa memeriksa siapa saja yang sudah membeli properti tersebut dan anda bisa langsung menghubungi beberapa kontak di antara mereka. Dengan demikian Anda juga bisa memastikan daftar tersebut tidak fiktif.

Return on Investment

Anda harus tahu berapa nilai return on investment (RoI) yang wajar di negara tersebut. Pasalnya, setiap negara akan menerapkan suku bunga KPR (kredit pemilikan rumah) atau mortgage interest rates yang berbeda-beda. Jika nilai RoI-nya memang sangat tinggi, jangan langsung tertarik. Anda justru wajib mempertanyakan hal tersebut, mengapa properti di sana dijual ke luar negeri? Hal lain yang perlu diingat, garansi RoI biasanya hanya sebuah iming-iming (gimmick) dari pihak pengembang.

Menyewakan dan Menjual Properti

Yang terakhir jika nantinya anda ingin menyewakan properti Anda, pastikan siapa yang akan membantu penyewaan properti tersebut. Ketahui juga apakah mudah untuk menjual kembali properti yang Anda beli dan siapa yang bisa membantu penjualan tersebut. Selain itu, perlu diketahui juga berapa fee yang biasa diberikan untuk broker yang membantu anda menyewakan dan membantu menjual properti anda.

Demikian itulah beberapa tips aman dalam membeli properti di luar negri. Tips aman tersebut bisa anda gunakan jika anda sedang berencana untuk membeli properti di luar negri, anda harus memperhatikan beberapa tips berikut agar nantinya anda dapat membeli properti sesuai dengan keinginan anda. Dan pastinya properti tersebut bisa sangat menguntungkan untuk anda.